Part 1
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, hari ini hari terakhir melaksanakan ibadah puasa. Tak terasa sudah 30 hari kita menjalankan nya, semoga di lindungi oleh Allah swt. Lebaran telah tiba, semua umat muslim pasti merayakan idul Fitri, baik suka maupun duka bagi yang merayakan nya. Kali ini kita mendapatkan berita musibah dari saudara kita di Madinah dan Solo. Sesuai dengan tema saya hari ini menceritakan tentang sang anak orang miskin dan kedua orangtuanya yang sakit parah.
Hiduplah seorang anak yang namanya Atikah, beliau bersekolah ternama di Medan. Usianya baru 13 tahun, kedua orangtuanya tidak mampu mencukupi biaya hidupnya dan sekolahnya. Terpaksa beliau bekerja keras sehabis pulang sekolah. Saya melihat beliau sedang bekerja di rumah Pak RW, dan ternyata beliau sedang mencuci pakaian serta menyetrika. Kalau sempatkan nya, beliau juga membersihkan rumah Pak RW. Saya tidak sengaja melihat beliau yang sedang menjemur pakaian, beliau menceritakan kepada saya.
Saya: "Mengapa Adik bekerja seperti ini, apakah membantu orang tua atau sebaliknya?"
Atikah: "Saya hanya membantu orangtua saya sambil mencari nafkah"
Saya: "Memangnya adik bekerja sendiri? Dan kemanakah orangtua adik?"
Atikah: (mengeluarkan air mata) "Orangtua saya sedang sakit, ibu saya sakit paru-paru (seperti nya penyakit TBC) dan ayah saya lumpuh berjalan 4 tahun"
Saya: "Astagfirullah, gak tega saya melihat kondisi adik seperti ini, memangnya adik kelas berapa?
Atikah: "Saya naik ke kelas 2 smp"
Saya: "Cita-cita adik jadi apa?"
Atikah: "Saya ingin menjadi guru yang bisa menghargai, menghormati saya. Sebenarnya saya gak sanggup kuliah, karena saya gak punya biaya yang sangat besar"
Saya: (mengeluarkan air mata) "saya gak tega adik seperti ini, jujur.. saya payah mencari pekerjaan, dan malas. Btw, lebaran kali ini apakah senang atau sebaliknya?"
Atikah: "Seperti tahun sebelumnya, saya gak pernah bahagia, karena orangtua saya gak bisa ikut merayakan nya"
Saya: "Masha Allah, yang tabah dan sabar ya dik. Insha Allah, Allah akan mendapatkan amal kita di hari Raya nanti"
Atikah: (sambil berpelukkan) "terima kasih kak, semoga Allah akan membalas amal kakak"
Begitulah susah payah nya mencari kerja, apalagi seorang anak smp. Saya salut sama beliau😊
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, hari ini hari terakhir melaksanakan ibadah puasa. Tak terasa sudah 30 hari kita menjalankan nya, semoga di lindungi oleh Allah swt. Lebaran telah tiba, semua umat muslim pasti merayakan idul Fitri, baik suka maupun duka bagi yang merayakan nya. Kali ini kita mendapatkan berita musibah dari saudara kita di Madinah dan Solo. Sesuai dengan tema saya hari ini menceritakan tentang sang anak orang miskin dan kedua orangtuanya yang sakit parah.
Hiduplah seorang anak yang namanya Atikah, beliau bersekolah ternama di Medan. Usianya baru 13 tahun, kedua orangtuanya tidak mampu mencukupi biaya hidupnya dan sekolahnya. Terpaksa beliau bekerja keras sehabis pulang sekolah. Saya melihat beliau sedang bekerja di rumah Pak RW, dan ternyata beliau sedang mencuci pakaian serta menyetrika. Kalau sempatkan nya, beliau juga membersihkan rumah Pak RW. Saya tidak sengaja melihat beliau yang sedang menjemur pakaian, beliau menceritakan kepada saya.
Saya: "Mengapa Adik bekerja seperti ini, apakah membantu orang tua atau sebaliknya?"
Atikah: "Saya hanya membantu orangtua saya sambil mencari nafkah"
Saya: "Memangnya adik bekerja sendiri? Dan kemanakah orangtua adik?"
Atikah: (mengeluarkan air mata) "Orangtua saya sedang sakit, ibu saya sakit paru-paru (seperti nya penyakit TBC) dan ayah saya lumpuh berjalan 4 tahun"
Saya: "Astagfirullah, gak tega saya melihat kondisi adik seperti ini, memangnya adik kelas berapa?
Atikah: "Saya naik ke kelas 2 smp"
Saya: "Cita-cita adik jadi apa?"
Atikah: "Saya ingin menjadi guru yang bisa menghargai, menghormati saya. Sebenarnya saya gak sanggup kuliah, karena saya gak punya biaya yang sangat besar"
Saya: (mengeluarkan air mata) "saya gak tega adik seperti ini, jujur.. saya payah mencari pekerjaan, dan malas. Btw, lebaran kali ini apakah senang atau sebaliknya?"
Atikah: "Seperti tahun sebelumnya, saya gak pernah bahagia, karena orangtua saya gak bisa ikut merayakan nya"
Saya: "Masha Allah, yang tabah dan sabar ya dik. Insha Allah, Allah akan mendapatkan amal kita di hari Raya nanti"
Atikah: (sambil berpelukkan) "terima kasih kak, semoga Allah akan membalas amal kakak"
Begitulah susah payah nya mencari kerja, apalagi seorang anak smp. Saya salut sama beliau😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar